- - - -
Minggu, 22 Juli 2018  
Bupati,Sekda dan Kadiskes Kampar Hanya Umbar Janji Kepada RTK

Reportase Kampar - Hasbi - Jumat, 13/07/2018 - 21:19:54 WIB

BANGKINANG KOTA,REPORTASE RIAU.COM--Kabupaten Kampar tidak pernah lepas dari permasalahan Rakyat, salah satunya adalah permasalahn Tenaga Rumah Tunggu Kesehatan (RTK). Dimana RTK merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Kampar.

Program RTK yang diluncurkan Pemkab Kampar tersebut sangat mulia dan bagus yakni untuk membantu persalinan Ibu hamil, yang dalam tahun ini tingkat kematian Ibu hamil meningkat, yang disebabkan lokasi rumah yang jauh dari rumah bersalin, oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Kampar menyediakan RTK disetiap puskesmas yang tersebar di Kampar.

Namun sayang, nasib para RTK saat ini sungguh mengenaskan, mereka tidak memperolah HAK atas kerja keras mereka.Sudah 5 bulan terakhir RTK Kab.Kampar tidak digaji dan status kerja nya masih tanpa ada kejelasan. Padahal anggaran gaji/upah RTK berasal dari APBN sekitar Rp. 6,7 M/tahun.

“Para tenaga RTK sudah beberapa kali melakukan aksi turun ke jalan untuk menuntut hasil keringat mereka kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, tetapi hanya mendapatkan janji-janji dari pemangku daerah,”ungkap Ryan Septrianto Sekretaris Umum GPPI Kampar.

Ryan Septriato mengatakan,pemerintah Kabupaten Kampar dan DPRD telah mengkhianati dan menzolimi rakyatnya sendiri dalam hal tenaga kesehatan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK).

“RTK itu bukan budak yang bisa dicampakkan begitu saja tanpa mekanisme yang jelas,"Ucap Ryan geram.

Dikatankan Ryan lagi,sedikitpun tidak ada penghargaan pemerintah Kampar kepada tenaga Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yang telah beberapa tahun mengabdi melayani Rakyat Kampar mulai dari hamil sampai melahirkan.

“Tugas mulia RTK jangankan di apreasi, hak merekapun entah dimakan siapa !!. Kita tidak merasakan keberadaan negara dalam melindungi rakyatnya baik itu dari eksekutif maupun legislatif,”imbuhnya.

Pihaknya menganggap Pemerintah & DPRD Kampar telah melakukan kejahatan kemanusiaan yang luar biasa (extra ordinary crime).

“Kami sangat mengutuk keras praktek2 kejahatan/perbudakan seperti ini. Jangankan menjamin kesehatan Rakyat Kampar, Para Tenaga Kesehatan saja mereka zolimi.Jelas Ryain. Untuk itu Kami GPPI Kampar menuntut agar hak-hak tenaga Kesehatan RTK segera dibayarkan.Pemkab kampar hrus membuktikan janji untuk regulasi Tenaga RTK.Bupati Kampar juga harus memenuhi dan membuktikan janji kampanyenya dulu untuk mengurangi angka pengangguran, bukan menambah angka pengangguran jika tenaga RTK dirumahkan.Ironisnya Empat anggota DPRD Kampar terkesan diam saja,”Papar Ryan. (has)

(185) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri replica watches replica rolex watches
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved